Postingan

Menampilkan postingan dengan label A Short Story

Maaf, Shaka

“Sesuka itu kamu sama bunganya?”  Hari ini, Shaka berkunjung ke rumah ku. Dia masih belum berubah ternyata. Ku pikir dengan tiga tahun tinggal di Eropa, ia akan menjadi orang yang berbeda begitu kembali ke rumahnya. Tapi rupanya masih sama, Shaka dengan sifatnya yang apa pun itu, tentang apa pun itu, dia ingin mengetahui segalanya. Denganku, dia tidak menerima yang namanya ‘ada batas untuk hal-hal tertentu’. Tapi tentu saja, aku kebalikan dari dirinya. “Bisa kita akhiri pertemanan kita?”  “Lho, kenapa?” Dia mengubah ekspresinya. “Kamu seenaknya.” kataku dengan sejujurnya. Shaka itu, aku sudah mengenalnya selama lebih dari satu dekade. Hari itu, keluarganya menjadi tetangga baru, mereka pindahan dari pulau seberang. Mereka membeli rumah yang masih baru, posisinya berhadapan dengan rumah ku. Bandung di tahun itu sedang berada dalam musim yang sering turun hujan. Seminggu setelah keluarga Shaka menyapa keluarga ku, Ibunya Shaka menitipkan putra sulungnya untuk tinggal sementara d...